29 August 2009

Linda Jadi Suster di USA

Bekerja di sejumlah perusahaan di Tulungagung, Surabaya, Jakarta tak membuat Anastasia Lindawati bahagia. Diam-diam perempuan asal Jombang ini berangkat ke Amerika Serikat (AS). Kabar terakhir, Linda telah menjadi biarawati di New York, AS. 


"Suster Anastasia Lindawati baru saja mengucapkan kaul pertama (first vows) dalam sebuah misa khusus di New York, Minggu 9 Agustus 2009, bersama dua suster yang lain," tulis Suster Dolores M Mitch MM, juru bicara Kongregasi Suster-Suster Maryknoll, lewat surat elektronik.

Dua suster baru yang ikut mengucapkan kaul pertama bersama Lindawati adalah Laura A Guledew dan Generosa C Natividad. Keduanya berasal dari Filipina. Mereka bertiga berkenalan satu sama lain ketika mengikuti live-in bersama suster-suster Maryknoll di Quezon City, Filipina, pada 2007.

Setelah itu, menurut Sr Dolores, Linda dan dua temannya mengikuti program formasi di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Selain kuliah di Catholic Theological Union, mereka terlibat dalam pelayanan paro waktu. "Sr Anastasia Lindawati aktif pelayanan di sejumlah tempat. Di antaranya di Bonaventure House, Aid for Women, University of Chicago Hospital, dan Chinese American Service League," sebut Sr Dolores.

Anastasia Birgitta Lindawati, kelahiran Jombang, merupakan putri pasangan suami-istri Hadi Suryaatmajaya dan Kristina Herawati. Linda sebenarnya baru aktif di gereja Paroki Santo Yosef Mojokerto ketika duduk di SMA bersama dua saudarinya. "Saya nggak punya angan-angan bakal menjadi biarawati," kenang gadis yang murah senyum ini.

Linda bahkan kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1993. Dia kemudian bekerja di sejumlah perusahaan di Surabaya dan Jakarta. Sambil bekerja, Linda bahkan menyelesaikan studi pascasarjana manajemen keuangan di Universitas Narotama Surabaya pada 2006. Karir cemerlang dan ilmu S-2 ternyata tak digunakan Linda yang 'telanjur' mengenal komunitas suster-suster Maryknoll yang berbasis di AS.

"Saya pertama kali mengenal Maryknoll dari Romo Agustinus Surianto di Bogor. Saya juga sempat bertemu Romo Ridwan Amo, yang pernah diajar Sr. Dorothy McGowan, MM di Bandung. Romo Ridwan inilah yang merekomendasikan Maryknoll kepada saya," tutur Linda.

Dia kemudian mengorek informasi tentang BiarawatiMaryknoll melalui situs www.maryknollsisters.org dan mempelajari karya-karya pelayanan mereka di berbagai negara. "Saya tertarik karena merasa cocok. Ini semua merupakan panggilan Tuhan yang sangat istimewa untuk saya," katanya.

Selanjutnya, menurut Sr Dolores, Linda akan ditugaskan ke sebuah negara tertentu. "Dia memilih Filipina dan Tiongkok.

Yah, kita lihat saja beberapa bulan lagi," kata Sr Dolores. (rek)

No comments:

Post a Comment